Nama domain com

Fakta menunjukkan bahwa banyak blogger pemula yang membuat kesalahan saat memilih nama domain untuk pertama kalinya. Pastikan sobat tidak mengikuti jejak mereka dengan melakukan riset terlebih dahulu.

Domain menentukan banyak hal salah satunya brand.

Brand punya peran penting untuk kesuksesan blog dan untuk mengembangkannya perlu waktu, tidak bisa tiba-tiba.

Jika brand sebuah blog sudah dikenal banyak orang, maka pembaca akan lebih mudah percaya dengan apa yang ditulis di blog itu.

Dengan memilih nama domain yang tepat sejak awal, sobat memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan brand.

Selain brand usia domain juga cukup menentukan, misal dalam mengikuti lomba blog biasanya disyaratkan usia blog/domain harus minimal 3 sampai 6 bulan.

Jika diganti terus tentu usianya tidak akan kunjung bertambah.

Domain yang sudah terlanjur digunakan juga tidak bisa diganti begitu saja, banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

Seperti postingan blog yang harus diindex dari awal lagi.

Selain branding dan usia domain pastinya memilih nama domain yang tepat sejak awal juga menguntungkan secara keuangan.

Kenapa harus ganti domain berkali-kali dan menghabiskan uang 300an ribu lebih, kalau sobat bisa menghabiskan sekitar 100 ribuan saja dengan membuat keputusan yang tepat sejak awal?

Untuk itu agar tidak salah pilih baca dulu tips memilih domain dari Desain Blog.

Tapi sebelum ke tips memilih domain, berikut ini akan dijelaskan apa itu domain TLD, SLD, Subdomain dan hal-hal penting lainnya.

Domain TLD, SLD dan Subdomain

Domain itu bukan cuma .com

Banyak pemula yang mengira bahwa ekstensi domain itu hanya .com saja.

Di sini akan kita bahas level-level domain, setelah mengetahui level-level domain sobat akan bisa mengetahui berbagai macam ekstensi domain.

Ada tiga level domain menurut struktur penamaan domain atau DNS (Domain Naming System) yaitu TLD, SLD dan Subdomain.

Domain TLD

TLD adalah singkatan dari Top Level Domain.

Bagian dari nama domain setelah tanda dot (.) disebut Top Level Domain, sementara bagian dari nama domain sebelum tanda dot (.) disebut Second Level Domain.

Misalnya "desainblog.com", di sini kata "com" adalah Top Level Domain dan "desainblog" adalah Second Level Domain.

Jadi bisa disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan TLD adalah ekstensinya, sementara SLD adalah nama blog/situsnya.

Top Level Domain seperti .com .net atau .org sering juga disebut gTLD (generic Top Level Domain), yaitu domain TLD yang umum digunakan.

Domain .com bisa dibilang sebagai domain TLD paling populer, karena kepopulerannya sekarang domain .com sudah banyak yang tidak tersedia.

ccTLD (country code Top Level Domain)

Sesuai namanya ccTLD adalah ekstensi domain yang menggunakan kode negara, misalnya seperti .id dan .uk.

Salah satu kelebihan domain ccTLD adalah diutamakan search engine untuk hasil pencarian di negara asal domain itu.

Domain .id tergolong domain baru yang kepopulerannya terus meningkat.

Sekarang sudah lumayan sering dijumpai blog-blog yang menggunakan ekstensi domain .id, para pengunjung blog pun sudah semakin familiar dengan ekstensi domain yang satu ini.

Jadi jika nama domain incaran sobat untuk ektensi .com-nya sudah tidak tersedia dan tidak mau ganti nama lain, maka .id bisa dijadikan alternatif.

Kisaran Harga Domain TLD

Harga domain di setiap situs penyedia domain tentu bebeda-beda namun kisarannya sama.

Untuk domain .com misalnya, biasanya sekitar 100ribuan.

Sementara domain .id cukup mahal bisa dua kali lipat domain .com, jika ingin lebih murah bisa membeli ketika ada diskon.

Domain SLD

SLD adalah singkatan dari Second Level Domain.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, yang dimaksud dengan SLD adalah bagian dari nama domain sebelum tanda dot (.).

Ada juga SLD yang digunakan sebagai ektensi domain, tapi SLD yang digunakan sebagai ekstensi domain tentunya adalah jenis SLD yang berbeda.

ccSLD (country code Second Level Domain)

Domain seperti .co.id .web.id dan .my.id disebut ccSLD.

ccSLD inilah yang sebenarnya lebih penting dibandingkan SLD, karena SLD itu sekedar nama dari blog/situs web.

Sementara ccSLD ini seperti TLD, banyak digunakan sebagai ekstensi domain.

Banyak yang penasaran apakah domain ccSLD bisa digunakan untuk mendaftar Google Adsense? Jawabannya bisa banget.

Kisaran Harga Domain ccSLD

Domain ccSLD harganya jauh lebih murah dari TLD.

Untuk harga domain ccSLD yang lebih populer seperti .co.id dan .web.id sekitar Rp 50ribuan

Sementara yang kurang populer seperti .my.id harganya sekitar 10ribuan saja.

Subdomain (third level domain)

Third Level Domain lebih dikenal dengan sebutan Subdomain, tentunya supaya tidak tertukar dengan Top Level Domain.

Subdomain adalah bagian dari nama domain yang letaknya sebelum SLD. Seperti SLD dan TLD, Subdomain dan SLD juga dipisahkan oleh tanda dot (.).

Contoh subdomain misalnya contohsubdomain.blogspot.com atau contohsubdomain.wordpress.com.

Selain sering diberikan gratis oleh platform blogging, Subdomain ini juga sering digunakan oleh situs-situs besar seperti situs-situs berita. Tujuannya untuk mengelompokkan berita-berita yang sejenis. Misalnya:

  • bisnis.kompas.com - untuk berita seputar bisnis
  • bola.kompas.com - untuk berita seputar sepak bola

Subdomain gratisan selain terlalu panjang, sulit diingat, juga terlihat kurang professional di mata pengunjung atau pihak-pihak yang tertarik bekerjasama dengan blog sobat karena kurang dari sisi brandingnya.

Untuk Subdomain yang bukan gratisan juga tidak diperlukan kecuali blog sobat memiliki konten yang sangat banyak seperti situs-situs berita.

Menggunakan domain TLD atau ccSLD merupakan pilihan yang paling tepat dalam jangka panjang daripada Subdomain.

Apa itu Domain Premium?

Dalam dunia domain ada juga yang istilahnya domain premium.

Domain premium itu apaan?

Coba sobat masuk ke salah satu situs penyedia domain.

Lalu tuliskan "namasobat.com", jika nama sobat termasuk nama yang pasaran kemungkinan sudah tidak tersedia.

Jika sudah tidak tersedia, sekarang coba tuliskan "namasobat.com" tadi di adress bar browser. Kemungkinan sobat akan dibawa ke sebuah situs parkir domain. Klik pada tulisan buy this domain atau buy now, kemudian lihat berapa harganya.

Biasanya sekitar 50jutaan, inilah yang disebut domain premium.

Waktu itu saya sempat berencana membuat satu blog lagi dengan domain resti.com, saat ingin membeli domain saya yakin sekali bahwa domain resti.com pasti masih tersedia.

Karena nama saya bukan nama yang pasaran, waktu sekolah juga cuma satu kali ada anak yang namanya sama dengan saya.

Betapa terkejutnya saya waktu melihat ternyata resti.com termasuk domain premium dan harganya sekitar 4000 dollar. Akhirnya saya pun mengurungkan niat untuk memiliki domain resti.com.

Sedih banget waktu itu...

Kesimpulan Awal

Kita sudah membahas tentang level domain, ekstensi domain dan harga domain.

Sekarang sobat sudah memiliki gambaran yang lebih jelas tetang domain TLD, ccTLD dan ccSLD serta berapa kisaran harganya.

Sampai di sini mudah-mudahan sobat sudah lumayan memahami domain seperti apa yang sobat inginkan, tentunya supaya lebih paham lagi berikut tips memilih domain yang sudah dijanjikan di awal postingan.

1. Googling Nama Domain

Salah satu riset yang bisa dilakukan adalah dengan membandingkan nama domain blog-blog terkenal dengan yang biasa-biasa saja.

Coba sobat Googling lalu catat beberapa nama blog-blog terkenal, setelah itu Googling lagi cari beberapa nama blog yang biasa-biasa saja.

Dari sini sobat bisa melihat beberapa perbedaan yang cukup mencolok.

Perhatikan pola domain blog/situs terkenal.

  • namadomain.com
  • namadomain.id

Misalnya:

  • kompas.com
  • backlinko.com

Untuk nama domain blog-blog yang biasa saja saya rasa sangat mudah mencarinya. Tapi kebanyakan memilki pola yang sama, seperti:

  • Menggunakan angka
  • Menggunakan dash/strip
  • Sulit diucapkan

Misalnya:

  • namadomain47.com
  • nama-domain.online
  • hjhzaiueox558jtu.xyz

Para blogger yang sudah berpengalaman dan brand-brand besar tentunya punya alasan yang jelas kenapa mereka memilih nama domain yang sedemikian rupa.

Jika ingin blog sobat sukses sebaiknya ikuti pola nama domain yang digunakan blog/situs yang sudah terbukti sukses juga.

2. Sederhana tapi Tetap Unik

Salah satu perbedaan yang bisa kita lihat dengan jelas adalah nama domain blog-blog terkenal lebih mengutamakan kesederhanaan, sementara yang biasa-biasa saja cenderung terlalu banyak gaya.

Kebanyakan blogger pemula memang ingin memiliki nama blog yang penuh gaya kalau bisa pakai emoji sekalian.

Tapi ketika seorang blogger ilmu bloggingnya sudah semakin bertambah, pelan-pelan mereka akan sadar bahwa nama blog yang sederhana itu lebih baik.

Dan jika di saat menyadarinya blog yang mereka kelola sudah lumayan berkembang, hal itu bisa menjadi sesuatu yang dilematis.

Kalau sobat memilih nama untuk hewan peliharaan memang lebih keren lebih baik, tapi untuk nama blog tidak demikian. Keep it simple!

3. Jangan Gunakan Dash (-)

Tanda dash bisa digunakan hanya dalam beberapa kasus, misalnya jika nama domain sobat menggunakan 2 kata.

Lalu huruf akhir kata pertama ternyata sama dengan huruf awal kata kedua, lebih jelasnya seperti berikut:

  • apa-aja.com
  • blog-gue.com
Catatan: Nama domain yang menggunakan tanda dash (-) bukan tidak ada, tapi sangat jarang. Jadi lebih baik sebisa mungkin dihindari.

Jika ada alternatif nama lain, sebaiknya pakai nama lain saja.

4. Jangan Gunakan Angka

Hindari juga pengunaan angka pada nama domain.

Nama domain yang menggunakan angka selain sulit diucapkan, juga banyak blog-blog spam yang domainnya menggunakan angka.

Jadi kebanyakan pengunjung kurang percaya dengan blog yang domainnya menggunakan angka karena kurang kredibel.

Penggunaan dash dan nomer pada domain biasanya terjadi karena seorang blogger yang tentunya masih pemula sudah terlanjur jatuh hati ke sebuah nama domain berektensi .com.
Tapi ketika dicek ternyata sudah tidak tersedia, jadi mereka berpikir "nga masalah tambahin strip atau angka aja"

5. Jangan Terlalu Panjang

Hindari nama domain seperti:

blogorangbaiktidaksombong.com

Maksimal 2 kata, lebih baik lagi jika bisa 1 kata saja.

Terlebih jika sobat menggunakan platform blogging Blogger.com, yang struktur permalinknya lengkap memakai bulan dan tahun.

6. Mudah Diucapkan

Blog sobat nantinya akan terkenal dan jadi buah bibir orang banyak, untuk itu pilihlah domain yang mudah diucapkan.

Hindari huruf f,q,x,v,y,z.

Bayangkan jika nama domain sobat menggunakan salah satu huruf di atas. Lalu sobat memberitahukannya ke teman sobat.

Ini nama domain blog aku, tapi inget ...nya bukan pake S pake Z

Atau ada pengunjung yang terkesan dengan blog sobat lalu merekomendasikan kepada temannya.

Tapi ...nya pake Q bukan pake K, jangan sampe salah

7. Bisa Mengandung Keyword

Domain yang mengandung keyword dalam dunia blogging istilahnya Keyword on Domain.

Contoh domain yang mengandung keyword:

  • membuatblog.com
  • puisisenja.com
  • puisihujan.com

Untuk domain yang tidak mengandung keyword setelah diaktifkan ketika di Googling dengan namanya saja tanpa ekstensi biasanya akan langsung muncul.

Tapi untuk domain berkeyword tidak akan langsung muncul, hal ini bukan karena tidak ada. Tapi kalah saing dengan postingan-postingan blog yang mengincar keyword tersebut.

Biasanya perlu waktu sampai blog lumayan berkembang untuk domain bisa muncul di halaman pertama, jika persaingan keywordnya tinggi maka perlu waktu agak lama.

8. Bisa Menggunakan Nama Pemilik Blog

Contoh domain yang menggunakan nama pemilik blog:

  • neilpatel.com
  • sugeng.id
  • arlinadzgn.com

Kelebihan domain ini adalah meningkatkan personal brand sobat di dunia blogging.

Personal brand ini sangat penting karena kebanyakan pengunjung ingin sedikit atau banyak tahu siapa sosok di balik tulisan yang mereka baca.

9. Bisa Menggunakan Nama Daerah Asal

Banyak juga blog yang nama domainnya diambil dari nama daerah asal pemilik blog.

Misalnya gabungan nama sobat dan nama kabupaten tempat sobat berasal. Jika blog sobat sukses, bukan tidak mungkin jadi buah bibir orang-orang sekabupaten.

10. Bisa Mencitrakan Kepribadian Pemilik Blog

Beberapa blog sukses juga ada yang menggunakan nama domain yang kurang lebih menggambarkan kepribadian pemiliknya.

Misalnya:

  • maxmanroe.com (kemungkinan pemiliknya orangnya macho dan suka fitness...???)
  • pangeranwortel.com (kemungkinan orangnya suka bercanda)

Memilih Tempat Membeli Domain Berkualitas

Setelah membaca tips membeli domain di atas, sekarang saatnya memilih tempat membeli domain yang berkualitas.

Isu yang sering dihadapi ketika salah memilih situs penyedia domain misalnya domain susah aktif, proses pembayaran bermasalah dll.

  • Tampilan Situs Penyedia Domain: pilih yang tampilan situsnya profesional.
  • Customer Service: tersedia layanan pelanggan atau customer service, sehingga jika ada masalah bisa bertanya pada pihak penyedia domain.

Penutup

Sampai di sini mudah-mudahan sobat sudah bisa menentukan sendiri nama domain seperti apa yang paling tepat untuk blog sobat.